• Jumat, 7 Oktober 2022

Mengenang Ratu Elizabeth II dan Kisah Cintanya dengan Pangeran Philip

- Rabu, 21 September 2022 | 11:52 WIB
Kisah cinta Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip (foto: Instagram @royalti.crown_)
Kisah cinta Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip (foto: Instagram @royalti.crown_)

Agamnewstoday - Pemakaman terakhir Ratu Elizabeth II di Kapel St George VI yang pribadi dan jauh dari sorot kamera.

Di Kapel St George VI, peti mati Ratu Elizabeth II disemayamkan berdampingan dengan peti mati Pangeran Philip.

Pada pukul 19.30 waktu setempat, Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip kembali bersatu.

Baca Juga: Berikut Twibbon Hari Perdamaian Dunia: Jangan Sampai Ketinggalan

Sebagaimana dilansir agamnewstoday dari halaman Mirror pada Rabu, 21 September 2022.

Raja Charles III memberikan penghormatan terakhirnya dengan menempatkan setangkai Myrtle yang menjadi simbol pernikahan orang tuanya.

Di ruang pemakaman keluarga, mendiang Raja terbaring bersama Istrinya Ibu Suri yang meninggal pada usia 101 tahun pada tahun 2002.

Baca Juga: Terima Predikat Tingkat Kemiskinan Terendah di Indonesia, Ini Sumber Penghasilan Masyarakat Kota Sawahlunto

Di sana juga terbaring Putri Margaret yang meninggal pada usia 71 tahun dua bulan sebelumnya.

Sementara itu, Peti mati Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip yang serasi, dibuat 30 tahun lalu, bergabung dengan mereka.

"Sekarang mereka akan bersama untuk selamanya," kata sejarawan kerajaan Hugo Vickers, seperti dikutip dari Mirror pada Rabu, 21 September 2022.

Baca Juga: Pemakaman Ratu Elizabeth II: Kesedihan dan Penyesalan Pangeran Harry

"Mereka saling memiliki. Tidak ada yang bisa terjadi di antara mereka," kata mendiang Lady Gina Kennard, teman para bangsawan, sebagaimana dikutip dari Mirror pada Rabu, 21 September 2022.

"Apa yang mereka miliki untuk satu sama lain adalah rasa hormat terbesar yang sangat berarti dan cinta yang mendalam, yang kembali jauh," lanjut Lady Gina Kennard.

Pertemuan pertama Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip terjadi di sebuah pernikahan masyarakat.

Baca Juga: Pemakaman Termegah di Westminster Abbey dan Tertutup di Kapel St George untuk Ratu Elizabeth II

Saat itu Ratu masih berusia delapan tahun, sementara Pangeran Philip berusia 13 tahun.

Kemudian pertemuan selanjutnya terjadi pada musim panas 1939.

Ketika Ratu Elizabeth II berusia 13 tahun dan Pangeran Philip berusia 18 tahun.

Baca Juga: 4 Rahasia Panjang Umur Ratu Elizabeth II, dari Hobbi Sampai Me time

Ketika itu Pangeran Philip mengenakan seragam Angkatan Laut dengan rambut pirang dan mata biru.

Menurut mendiang pengasuh mereka Marion Crawford, keluarga Pangeran Philip mengunjungi almamater Raja, Britania Royal Naval College Dartmouth, dan wajah Ratu Elizabeth II memerah.

"Elizabeth benar-benar jatuh cinta sejak awal," klaim sepupunya Margaret Rhodes, sebagaimana dikutip dari Mirror pada Rabu, 21 September 2022.

Baca Juga: Mike Tyson Terkena Sciacita, Penyakit Apa Itu?

Mereka mulai bertukar surat pada 1947. Kemudian, tak lama setelah Ratu Elizabeth II berulang tahun ke-21, mereka bertunangan.

Pernikahan mereka terjadi pada November dan berbulan madu di perkebunan keluarga Philip, Broadlands, Hampshire.

Dalam surat yang ditulis Ratu Elizabeth II pada ibunya, "Philip adalah seorang malaikat - dia sangat baik dan bijaksana, dan tinggal bersamanyaa dan memilikinya sepanjang waktu adalah hal yang sempurna." Seperti dikutip dari Mirror pada Rabu, 21 September 2022.

Baca Juga: Terima Predikat Tingkat Kemiskinan Terendah di Indonesia, Ini Sumber Penghasilan Masyarakat Kota Sawahlunto

Sementara itu, Pangeran Philip memberitahu Ibu mertuanya, "Lilibet adalah satu-satunya hal di dunia ini yang benar-benar nyata bagi saya." Seperti dikutip dari Mirror pada Rabu, 21 September 2022.

Mereka menghabiskan waktu selama beberapa tahun di London dan Malta, tempat Philip ditempatkan di Angkatan Laut.

"Itu adalah saat yang paling membahagiakan bagi mereka," kata pelayan Philip, John Dean, sebagaimana dikutip dari Mirror pada Rabu, 21 September 2022.

Baca Juga: Lirik Lagu 'Cinta Luar Biasa' Admesh Kamaleng

Kehidupan keluarga mereka dimulai pada November 1948, saat kelahiran Pangeran Charles, dan disusul Putri Anne pada 1950.

Namun, pada 1952, ada telepon masuk dari Istana saat mereka berada di hotel rumah pohon mewah Treetops, di Nairobi Kenya.

Telepon itu memberi kabar Ayahnya meninggal dan ia menjadi Ratu di usia 25 tahun dengan dua anak yang masih berumur di bawah empat tahun.

Halaman:

Editor: Angga AN

Sumber: Mirror UK

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kuatnya Terjangan Topan Noru yang Melanda Vietnam

Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:15 WIB

Kerusakan Akibat Badai Ian yang Melanda Florida

Jumat, 30 September 2022 | 12:15 WIB

Badai Ian Menyapa Florida Setelah Singgah di Kuba

Kamis, 29 September 2022 | 10:15 WIB

Badai Fiona Menerjang, Warga Kanada Lakukan Hal Ini

Senin, 26 September 2022 | 13:15 WIB
X